Buku ini menyajikan teori, metode, dan teknik, cara-cara yang sangat diperlukan dalam analisis karya sastra. Teori-teori yang dibicarakan, meliputi antara lain: formalisme, strukturalisme, semiotika, strukturslisme genetik, naratologi, resepsi, interteks, feminis, post-kolonial, dekonstruksi, dan teori-teori postkulturalisme pada umumnya.
Mengapakah kini komik Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri ?Apakah mungkin masa kejayaan komik Indonesia bisa kembali lagi seperti era 70-an
Sesuai dengan judulnya, buku ini membuat 115 ikhtisar roman sastra Indonesia yang ditulis antara tahun 1920 sampai tahun 1990.
Krya fiksi, yang berwujud cerita pendek atau novel, merupakan sebuah totalitas yang terbangun oleh berbagai unsur intrinsiknya secara koherensif-padu